CAKRACYBER.COM – BENGKULU TENGAH – Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Tengah mengambil bagian dalam pelaksanaan Gerakan Serentak Cek Kesehatan Gratis (CKG) Merah Putih dengan membuka layanan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan preventif sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini.
Pelaksanaan CKG Merah Putih berlangsung serentak di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu, Selasa (18/8/2026). Di Kabupaten Bengkulu Tengah, kegiatan dipusatkan di halaman Kantor Bupati Bengkulu Tengah dan dilaksanakan secara hibrida melalui sambungan Zoom Meeting serta pelayanan kesehatan secara langsung.
Kepala Dinas Kesehatan Bengkulu Tengah Barti Hasibuan, S.KM., hadir dalam kegiatan tersebut bersama sejumlah pejabat daerah, di antaranya Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Ir. Wijaya Atmaja, M.Si., Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM H. Elyandes Kori, M.Si., serta Direktur Utama RSD Sungai Lemau Ida Riyani, S.ST., M.K.M.
Dinas Kesehatan Bengkulu Tengah tidak hanya mengikuti rangkaian pencanangan secara daring, tetapi juga memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis di lokasi kegiatan. Pelayanan tersebut menyasar jajaran pegawai maupun masyarakat umum yang hadir.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah untuk memperkuat penerapan pendekatan promotif dan preventif dalam pelayanan kesehatan. Masyarakat didorong untuk tidak menunggu sampai muncul keluhan atau gejala penyakit untuk memeriksakan diri.
Pemeriksaan kesehatan secara rutin memiliki peran penting dalam mengetahui kondisi kesehatan sekaligus menemukan faktor risiko penyakit lebih awal. Deteksi dini menjadi perhatian dalam pelaksanaan CKG, terutama terhadap penyakit tidak menular yang dapat berkembang tanpa disertai gejala yang mudah dikenali.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, perwakilan Kementerian Kesehatan RI, Direktur Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Primer dr. Elvieda Sariwati, M.Epid., menekankan bahwa hasil pemeriksaan CKG harus mendapatkan tindak lanjut. Pemeriksaan tidak cukup hanya menghasilkan data, tetapi perlu diikuti intervensi medis bagi masyarakat yang ditemukan memiliki faktor risiko maupun penyakit tertentu.
Arahan tersebut sejalan dengan dorongan Pemerintah Provinsi Bengkulu agar pelaksanaan CKG dapat berlangsung secara berkelanjutan. Wakil Gubernur Bengkulu Ir. H. Mian meminta pemerintah kabupaten dan kota memastikan pelayanan tidak berhenti pada kegiatan pencanangan, melainkan terus dikawal hingga puskesmas dan posyandu.
“Jangan hanya seremonial. Setelah dilakukan cek kesehatan gratis, hasilnya harus ditindaklanjuti. Pemerintah kabupaten/kota harus memastikan program ini berjalan sampai ke puskesmas dan posyandu,” tegasnya.
Bagi Dinas Kesehatan Bengkulu Tengah, keberlanjutan program menjadi bagian penting agar manfaat pemeriksaan kesehatan dapat dirasakan masyarakat secara lebih luas. Pelayanan di tingkat puskesmas dan posyandu juga diharapkan menjadi jalur yang memudahkan masyarakat memperoleh pemeriksaan serta tindak lanjut sesuai kondisi kesehatannya.
Melalui pelaksanaan CKG Merah Putih, Dinas Kesehatan Bengkulu Tengah terus mendorong perubahan pola pikir masyarakat agar pemeriksaan kesehatan menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari. Dengan deteksi lebih awal dan tindak lanjut yang tepat, risiko penyakit diharapkan dapat diketahui dan ditangani sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih serius. -(SB) ADV


