CAKRACYBER.COM – BENGKULU TENGAH – Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Tengah terus menggenjot pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan sejak dini. Hingga akhir Juli 2026, capaian CKG di daerah tersebut tercatat sebesar 35,70 persen dan menjadi yang tertinggi dibandingkan kabupaten dan kota lainnya di Provinsi Bengkulu.
Kepala Dinas Kesehatan Bengkulu Tengah, Barti Hasibuan, menyampaikan capaian tersebut di Bengkulu Tengah, Jumat (31/7/2026). Menurutnya, tingginya capaian tidak terlepas dari respons positif masyarakat terhadap program pemeriksaan kesehatan yang diberikan secara gratis.
“Untuk Provinsi Bengkulu, kegiatan cek kesehatan gratis saat ini Bengkulu Tengah capaiannya masih yang paling tinggi. Kita sudah mencapai 35,70 persen,” ujar Barti.
Meski menjadi daerah dengan capaian tertinggi di tingkat provinsi, Barti menyebut angka tersebut masih perlu ditingkatkan. Target nasional pelaksanaan CKG pada 2026 ditetapkan sebesar 46 persen. Dengan demikian, masih terdapat selisih capaian yang harus dikejar Dinas Kesehatan bersama seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Bengkulu Tengah.
Dinkes Bengkulu Tengah optimistis target tersebut dapat dicapai sebelum penghujung tahun. Untuk mengejar sasaran, Dinas Kesehatan terus mendorong seluruh puskesmas agar memperluas jangkauan pelayanan sekaligus mengajak masyarakat memanfaatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan yang telah disediakan pemerintah.
Menurut Barti, tantangan dalam meningkatkan cakupan CKG saat ini lebih banyak berasal dari tingkat partisipasi masyarakat. Fasilitas pelayanan dan tenaga kesehatan telah disiapkan, namun sebagian masyarakat masih enggan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Ia menilai masih terdapat masyarakat yang memilih tidak memeriksakan diri karena khawatir mengetahui adanya penyakit atau gangguan kesehatan. Padahal, pemeriksaan sejak dini justru dapat membantu mengetahui kondisi tubuh sebelum penyakit berkembang menjadi lebih berat.
“Lebih baik kita tahu di awal daripada mengetahui saat penyakit sudah berat atau mengalami komplikasi. Kalau diketahui sejak dini, penanganannya tentu lebih mudah,” jelasnya.
Untuk mempermudah akses masyarakat, layanan CKG tidak hanya dapat diperoleh di satu lokasi. Masyarakat dapat mendatangi puskesmas maupun memanfaatkan pelayanan kesehatan yang tersedia di tingkat desa dan kecamatan. Pelayanan melalui posyandu serta kegiatan pelayanan kesehatan keliling yang dilaksanakan puskesmas juga dapat dimanfaatkan masyarakat sesuai dengan layanan yang tersedia.
Dari total 20 puskesmas yang berada di Kabupaten Bengkulu Tengah, sejumlah fasilitas tercatat menunjukkan capaian CKG yang cukup tinggi. Di antaranya Puskesmas Ujung Karang, Puskesmas Sukarami, Puskesmas Taba Lagan, Puskesmas Sri Kuncoro, dan Puskesmas Jambu.
Dinas Kesehatan Bengkulu Tengah akan terus melakukan penguatan pelayanan serta sosialisasi agar semakin banyak masyarakat yang bersedia mengikuti pemeriksaan. Upaya tersebut menjadi penting karena CKG tidak hanya bertujuan mencatat kondisi kesehatan masyarakat, tetapi juga mendorong kebiasaan melakukan deteksi dini terhadap berbagai risiko penyakit.
Dengan capaian sementara 35,70 persen, Dinkes Bengkulu Tengah menargetkan partisipasi masyarakat terus meningkat sehingga target nasional 46 persen dapat tercapai. Pemeriksaan kesehatan secara gratis diharapkan menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan dan memperoleh penanganan lebih cepat apabila ditemukan masalah kesehatan. – (SB) ADV


